Home / Banda Aceh / News / Parlementarial

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Anggota DPRK Banda Aceh Muhamad Arifin Apresiasi Muzakarah MPTT-I, Tekankan Persatuan dan Perdamaian Umat

REDAKSI - Penulis Berita

Ketua Fraksi Demokrat DPRK Banda Aceh sekaligus Wali MPTT-I Kecamatan Banda Raya, Muhamad Arifin, SE, menghadiri Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) di Banda Aceh bersama para tuan guru dari Malaysia.

Ketua Fraksi Demokrat DPRK Banda Aceh sekaligus Wali MPTT-I Kecamatan Banda Raya, Muhamad Arifin, SE, menghadiri Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) di Banda Aceh bersama para tuan guru dari Malaysia.

BANDA ACEH –Anggota DPRK Banda Aceh sekaligus Wali MPTT-I Kecamatan Banda Raya, Muhamad Arifin, S.E., mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Muzakarah Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf Indonesia (MPTT-I) di Aceh. Menurutnya, kegiatan tersebut membawa pesan penting tentang penguatan persatuan, perdamaian, dan ukhuwah Islamiyah di tengah umat.

Peran Penting MPTT-I

Muhamad Arifin menyampaikan apresiasi kepada MPTT-I di bawah kepemimpinan Wali Agama Aceh, Abuya Syekh Haji Amran Waly Al-Khalidy, atas komitmen dalam mengembangkan ajaran tauhid tasawuf serta memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan perdamaian umat.

Baca Juga :  Penerima Beasiswa Pemerintah Aceh Telah Diumumkan

Ia menilai, kepemimpinan Abuya Syekh memiliki peran penting dalam mendorong penguatan spiritualitas, pembinaan akhlak, dan penyebaran pesan-pesan Islam yang menyejukkan. Melalui berbagai kegiatan keagamaan, MPTT-I diharapkan terus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat pemahaman keagamaan, dan membangun harmoni di tengah masyarakat.

Pesan Persatuan dan Perdamaian

“Selama beberapa hari ini, tempat ini menjadi ruang berkumpulnya para ulama, tokoh agama, dan umat Islam dalam sebuah pertemuan yang membawa pesan sangat mulia, yaitu mengangkat ajaran sufi untuk persatuan dan perdamaian umat,” ujar Muhamad Arifin, Rabu (14/10/2026).

Baca Juga :  Komisi I DPRA Berharap Pelantikan Gubernur Aceh Dilakukan 7 Februari 2025

Menurutnya, nilai-nilai tasawuf yang menekankan penyucian hati, keikhlasan, kesederhanaan, kasih sayang, dan pembentukan akhlak mulia perlu terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan umat, katanya, tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan mengedepankan perdamaian dalam menyelesaikan perbedaan.

Sinergi Ulama dan Pemerintah

Muhamad Arifin menegaskan pentingnya peran ulama dalam membimbing masyarakat, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menjaga kesejukan kehidupan sosial. Sinergi antara ulama, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen umat sangat diperlukan untuk membangun kehidupan yang damai dan harmonis.

Baca Juga :  Dirut BSI Gelar Kuliah Umum literasi perbankan syariah di Universitas Syiah Kuala Aceh

Sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang dalam perkembangan Islam di Nusantara, Aceh diharapkan terus berkontribusi menyebarkan pesan Islam yang mengedepankan akhlak, persaudaraan, dan perdamaian.

“Semoga muzakarah ini membawa keberkahan bagi Aceh dan umat Islam secara luas. Semangat persatuan dan perdamaian yang menjadi pesan utama harus terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Gubernur Mualem Intruksikan Percepat Penyediaan Lahan Integrasi dan Penataan HGU

Internasional

Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Negara

Daerah

Upayakan Periode Liburan Masyarakat Aman, BNPB Pantau Posko Siaga Bencana Daerah

News

Wakil Ketua DPRA Salurkan Bantuan Senilai Rp1 Miliar untuk Korban Kebakaran di Jeget Ayu

Parlementarial

DPRA Gelar Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Perwakilan Aceh

News

Sekretariat DPRA Gelar Aksi Donor Darah, Wujudkan Kepedulian dan Bantu Penuhi Kebutuhan Masyarakat Aceh

News

Plt. Kadis Pengairan Aceh Dampingi Sekda Terima Audiensi Mahasiswa, Fokus Bahas Pemulihan Pascabanjir

News

Disdik Aceh Gelar Lomba Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021