BANDA ACEH – Dinas Syariat Islam Aceh terus berupaya meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran yang responsif gender.
Langkah ini dibuktikan dengan kesiapan Dinas Syariat Islam Aceh menerima kunjungan dari Inspektorat Aceh terkait Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) Pemerintah Aceh Tahun 2026, Kamis (12/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Dinas Syariat Islam Aceh diwakili oleh Kasubbag Perencanaan dan Program, Ibu Yenni Triana, SE, M.Si. AK, CA.
Kehadiran Ibu Yenni Triana sebagai perwakilan Dinas Syariat Islam Aceh menunjukkan komitmen yang kuat dari lembaga tersebut dalam mewujudkan kesetaraan gender dan keadilan sosial di semua bidang pembangunan.
Sebagai Kasubbag Perencanaan dan Program, Ibu Yenni Triana memiliki peran sentral dalam memastikan bahwa perspektif gender terintegrasi dalam setiap tahapan perencanaan dan penganggaran di Dinas Syariat Islam Aceh.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran yang responsif gender.
Hal ini penting untuk memastikan bahwa program-program yang kami laksanakan memberikan manfaat yang setara bagi laki-laki dan perempuan,” ujar Ibu Yenni Triana.
Evaluasi PPRG yang dilakukan oleh Inspektorat Aceh merupakan kesempatan bagi Dinas Syariat Islam Aceh untuk mendapatkan masukan yang konstruktif dalam meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran yang responsif gender.
“Kami menyambut baik evaluasi ini dan siap untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh Inspektorat Aceh,” tambah Ibu Yenni Triana.
Diharapkan, dengan adanya evaluasi PPRG ini, Dinas Syariat Islam Aceh dapat terus meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran yang responsif gender, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mewujudkan kesetaraan gender dan keadilan sosial di Aceh.(**)
Editor: Redaksi





















