Home / Aceh Besar / News / Pemeritah Aceh Besar

Senin, 20 April 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Aceh Besar Resmi Mulai Musim Tanam Gadu 2026, Pintu Intake D.I Krueng Aceh Dibuka

REDAKSI - Penulis Berita

Wakil Bupati Aceh Besar didampingi Kepala Dinas PUPR, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Irigasi, serta Kalaksa BPBD membuka pintu intake Bendung Daerah Irigasi Krueng Aceh, Senin (20/04/2026).
FOTO/ MC ACEH BESAR

Wakil Bupati Aceh Besar didampingi Kepala Dinas PUPR, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Irigasi, serta Kalaksa BPBD membuka pintu intake Bendung Daerah Irigasi Krueng Aceh, Senin (20/04/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar resmi memulai musim tanam gadu tahun 2026 dengan membuka pintu intake Bendung Daerah Irigasi (D.I) Krueng Aceh. Langkah ini menjadi sinyal dimulainya distribusi air ke areal persawahan petani di wilayah layanan irigasi tersebut, Seulimeum, Aceh Besar, Senin (20/04/2026).

Kegiatan pembukaan pintu intake dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri A Jalil, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir. Syahrial Amanullah, ST,bKepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan Irigasi.

Baca Juga :  Kak Na Datang, Bocah-bocah pun Riang

Dalam keterangannya, Wakil Bupati Drs. Syukri menegaskan bahwa ketersediaan air irigasi merupakan faktor krusial dalam mendukung produktivitas pertanian, khususnya dalam menghadapi musim tanam gadu yang menjadi salah satu siklus penting bagi petani padi.

“Pembukaan pintu intake ini menjadi langkah awal untuk memastikan distribusi air berjalan optimal. Kita harapkan seluruh lahan pertanian di wilayah D.I Krueng Aceh dapat terairi dengan baik sehingga petani bisa memulai tanam secara serentak,” ujarnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Aceh Besar Ikuti Groundbreaking 205 Unit SPPG Polri untuk Dukung Program Pangan dan Gizi

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta peran aktif petani dalam menjaga keberlangsungan sistem irigasi.
“Pengelolaan air yang baik dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas produksi pangan daerah,” pintanya.

Baca Juga :  Kepala Bappeda Aceh Besar Tutup Training Raya HMI di Bapelkes Jantho

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Besar, Ir. Syahrial Amanullah, ST, memastikan bahwa kondisi jaringan irigasi dalam keadaan siap dialiri air. Pemantauan rutin terus dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan teknis selama masa tanam berlangsung.

“Dimulainya musim tanam gadu 2026 ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian di Aceh Besar serta memperkuat kontribusi daerah dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat regional maupun nasional,” tutupnya.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Koptu Munizar Bantu Petani Angkut Hasil Panen

News

Siti Nadia : Cegah Learning Loss, Disdik Aceh Harus Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

Daerah

Menjelang Pilkada, Babinsa Posramil Siblah Krueng Himbau Masyarakat Agar Selalu Menjaga Keamanan Dan Ketertiban

Berita

TP PKK Aceh Besar Bina Gelari Pelangi Gla Meunasah Baro

Aceh

Update Bencana Aceh: 173 Orang Meninggal, 204 Hilang

Internasional

Legalisasi “Law As a Tool of Crime” di Penangkapan Wilson Lalengke

Aceh Besar

Gebrakan Besar Literasi! Syarah Ghayatul Wushul Tgk Erwinsyah dan Empat Karya Guree Dayah Diluncurkan di Hermes Palace

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Hadiri Kick-off Gerakan Pangan Murah Serentak di Seluruh indonesia