MALANG – Kota dan Kabupaten Malang akan menjadi pusat perhatian pada Jumat (17/7/2026). Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dijadwalkan menghadiri serangkaian agenda penting di kawasan tersebut.
Presiden Prabowo akan menghadiri acara panen raya tebu yang digelar di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dengan jadwal mulai pukul 14.00 WIB. Sebelum kedatangan Presiden, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pagi hari dengan kehadiran sejumlah menteri kabinet.
PAGI HARI: WAMENTAN HADIRI PELANTIKAN DPD HKTI JAWA TIMUR
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjadi pejabat pertama yang dijadwalkan hadir. Ia akan menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur di Tajinan, Kabupaten Malang, mulai pukul 06.30 WIB.
Acara tersebut juga akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang HM Sanusi, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
MENPAN HADIRI STUDENTPRENEUR BOOTCAMP, MENAG KUNJUNGI UIN MALANG
Selanjutnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dijadwalkan membuka Studentpreneur Bootcamp 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan yang bertajuk “Entrepreneurial Mindset and Business Networking: Strategi Mengelola Bisnis Berkelanjutan” akan dimulai pukul 08.30 WIB.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar akan mengunjungi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pada pukul 10.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, ia akan memberikan pengarahan dengan tema “Meneguhkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai Episentrum Pendidikan Islam Internasional Berbasis Pesantren.”
MASYARAKAT DIMBAU ANTISIPASI POTENSI KEPADATAN LALU LINTAS
Padatnya agenda kunjungan Presiden Prabowo beserta sejumlah menteri pada hari yang sama diperkirakan akan meningkatkan aktivitas di sejumlah titik di Kota dan Kabupaten Malang. Oleh karena itu, masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh pihak berwenang.(**)
Editor: Redaksi























