BANDA ACEH — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Zulfadhli, A.Md., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, T. Rahmatsyah, S.H., M.H., M.Kn., Minggu (27/09/2026). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di rumah dinas Ketua DPRA, kawasan Blang Padang, Banda Aceh.
Kunjungan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan aparat penegak hukum dalam mengawal tata kelola pemerintahan Aceh yang bersih dan berintegritas.
Hadir dalam Pertemuan
Pertemuan tersebut dihadiri oleh unsur lengkap dari tiga pilar pemerintahan:
– Dari DPRA: Ayyub Abbas, Hendri Muliana, dan Sekretaris DPRA Khudri
– Dari Eksekutif: Plt. Sekda Aceh Taufik, Kepala Disperindag Aceh T. Adi Darma
– Dari Kejaksaan: Kajati Aceh T. Rahmatsyah beserta rombongan
Kehadiran unsur legislatif, eksekutif, dan kejaksaan dalam satu forum menegaskan pentingnya kebersamaan antarlembaga dalam mengawal pemerintahan Aceh agar berjalan di atas rel hukum dan kepentingan rakyat.
Isu Strategis yang Dibahas
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu krusial dibahas secara mendalam, di antaranya:
– Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel
– Penegakan hukum yang konsisten dan berkeadilan di lingkungan pemerintah daerah
– Sinergi antarlembaga — kejaksaan, legislatif, dan eksekutif — dalam pengawasan pembangunan
– Tertib pengelolaan anggaran agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat
“Kita ingin perkuat sinergitas antara unsur kejaksaan dan legislatif, terutama soal tata kelola pemerintahan dan pengawasan anggaran,” ujar Zulfadhli.
Ia menegaskan, DPRA sebagai lembaga pengawas membutuhkan dukungan aparat penegak hukum agar setiap kebijakan, program, dan penggunaan anggaran berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang dari tujuan pembangunan.
Zulfadhli juga menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kajati Aceh T. Rahmatsyah yang baru menjabat. Sebagai putra daerah, ia diharapkan dapat membawa semangat baru dalam penegakan hukum di Aceh.
“Kajati kita ini putra Aceh. Kita harap beliau dapat bersinergi dengan semua pihak untuk memajukan Aceh. Sinergi yang baik akan melahirkan pemerintahan yang bersih dan pembangunan yang dirasakan rakyat,” tutup Zulfadhli. (**)
Editor: Redaksi























