Home / Banda Aceh / News / Pemko Banda Aceh

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Pemko Banda Aceh Siagakan Puskesmas 24 Jam dan Berlakukan Sekolah Daring Antisipasi Kabut Asap

REDAKSI - Penulis Berita

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin rapat penanganan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Banda Aceh, Jumat (16/10/2026).

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal memimpin rapat penanganan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Banda Aceh, Jumat (16/10/2026).

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh mengambil langkah cepat dan terpadu menyikapi sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera yang melanda Kota Banda Aceh.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Banda Aceh bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Jumat sore (16/10/2026).

Di sektor kesehatan, seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Kota Banda Aceh disiagakan selama 24 jam. Langkah ini untuk memastikan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, terutama keluhan pernapasan akibat paparan asap, dapat segera mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Bupati Al-Farlaky Tinjau dan Rencanakan Pembangunan Jembatan Naleung

Sementara untuk sektor pendidikan, Pemko Banda Aceh menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (daring) di seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD/TK, SD, hingga SMP Negeri. Kebijakan ini dituangkan melalui Surat Edaran Wali Kota dan berlaku hingga kualitas udara membaik dan dinyatakan aman untuk beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRA Pantau Pasar Murah di Pidie, Minta Kuota Subsidi Ditambah

Wali Kota Banda Aceh juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah dan BMKG, serta meningkatkan kewaspadaan.

Adapun imbauan kepada masyarakat meliputi:
1. Membatasi aktivitas di luar ruangan saat kondisi udara memburuk.
2. Menggunakan masker yang tepat saat harus beraktivitas di luar rumah.
3. Lebih berhati-hati saat berkendara apabila jarak pandang menurun akibat asap.
4. Segera mencari pertolongan medis jika mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan yang memburuk.

Baca Juga :  Kadis DSI Aceh Kumpulkan Data Masjid dan Mushalla Rusak di Aceh Utara

Pemko berharap langkah antisipatif ini dapat menjamin keselamatan warga, khususnya anak-anak, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap optimal bagi seluruh masyarakat Kota Banda Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

IRWANSYAH PELETARKAN BATU PERTAMA RUMAH LAYAK HUNI DI BANDA ACEH – TOTAL 19 UNIT DIADVOKASI SELAMA MASA JABATAN

Banda Aceh

Demi Gaet Investor, Dewan Minta Pemko Petakan Potensi dan Sederhanakan Perizinan

Nasional

SSDM Polri Gelar Webinar Peningkatan Pelayanan Polri yang Responsif Gender

Aceh

Kadisdik Dayah Aceh Dampingi Menag RI Salurkan Bantuan Bencana untuk Dayah di Samalanga

News

SIAPKAN SKALA PRIORITAS REHAB-REKON!” – SATGAS DPRA MINTALANGSA AJUKAN KEBUTUHAN UNTUK DIKAWAL DI TINGKAT PROVINSI!

Nasional

BMKG Tepis Hoaks Gelombang Panas Sedang Terjadi di Indonesia

Daerah

Babinsa Posramil Peusangan Selatan Melaksanakan Anjangsana Dengan Pedagang

Daerah

Serda Cecep Babinsa Koramil 10/Pandrah Tinjau Warga  Yang Terdampak Banjir