Home / Nasional

Rabu, 29 Juni 2022 - 12:24 WIB

Kementerian PUPR Salurkan 60.706 Unit Bantuan Rumah Swadaya

REDAKSI - Penulis Berita

Ilustrasi, Program Sejuta Rumah Ditjen Perumahan Kementerian PUPR (Dok. Kementerian PUPR)

Ilustrasi, Program Sejuta Rumah Ditjen Perumahan Kementerian PUPR (Dok. Kementerian PUPR)

Jakarta – Penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), adalah hal yang tidak bisa ditawar.

Itu sebabnya, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terus melanjutkan Program Sejuta Rumah atau penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Salah satu programnya adalah dengan memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)/Rumah Swadaya. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (29/6/2022).

Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR di Jakarta, Selasa (28/6/2022), Dirjen Iwan menyampaikan bahwa, pada 2022 Ditjen Perumahan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp2,23 triliun untuk program BSPS atau bedah rumah dengan target 103.000 unit rumah tidak layak huni.

“Untuk BSPS hingga saat ini masih ada beberapa perubahan usulan calon penerima bantuan. Dari target 103 ribu unit, yang sudah tertuang dalam Surat Keputusan (SK) sebanyak 89 ribu unit. Sedangkan untuk progres fisiknya yang sudah terlaksana sebanyak 60.706 unit (58,94 persen), ” kata Iwan.

Berdasarkan data, program BSPS yang dilaksanakan dengan metode Padat Karya Tunai (PKT) pada 2022 menargetkan terserapnya tenaga kerja sebanyak 206.000 orang. Hingga saat ini progresnya sudah menyerap sebanyak 121.412 orang.

Program BSPS merupakan stimulan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rumah rendah yang rumahnya tidak layak huni. Dengan dana BSPS tersebut mereka diharapkan berswadaya membangun rumahnya menjadi lebih layak huni.

Selanjutnya Iwan juga menyampaikan capaian program satu juta rumah 2022 yang hingga saat ini sudah mencapai 460.269 unit. Capaian tersebut terdiri dari 82 persen untuk rumah MBR sebanyak 378.983 unit dan rumah non MBR 18 persen sebanyak 81.286 unit.

“Secara menyeluruh progres keuangan Ditjen Perumahan hingga 28 Juni 2022 sebesar 38,02 persen sekitar Rp2,62 triliun dari alokasi anggaran 2022 sebesar Rp6,9 triliun dan progres fisik sebesar 33,75 persen,” ujar Iwan. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Dukung Penanganan C-19, Lapas Kelas IIB Tondano Ikuti Arahan Sekjen Kemenkumham

Nasional

PT PEMA dan BPRS Mustaqim Perkuat Sinergitas Kerjasama Antar BUMA

Nasional

146.260 Narapidana Terima Remisi Khusus Idulfitri 1444 H, 661 Langsung Bebas

Nasional

Kepala BP Haji Ingin Musim Haji Jadi Momen Pertukaran Wisata RI-Saudi

Daerah

Polri Mengungkap Sejumlah Kasus Tindak Pidana yang Dilakukan dari Balik Jeruji Lapas

Nasional

Kualitas Pelayanan Publik Kemenkumham Meningkat, Yasonna Kembali Raih Penghargaan

Nasional

PERSOALAN BLANGPADANG TELAH LAPORKAN KE PRESIDEN!” – MENKO YUSRIL: SIAPKAN SOLUSI DENGAN KEPastian HUKUM!

Nasional

Kasad Pimpin Sertijab Pangkostrad dan 13 Pejabat Lainnya