Home / Aceh / News / Pemerintah Aceh

Selasa, 18 November 2025 - 20:13 WIB

Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan APBA 2026 di Paripurna DPRA

REDAKSI - Penulis Berita

Sekda Aceh, M. Nasir mewakili Gubernur Aceh menyampaikan Nota Keuangan dan rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun Anggaran 2026 pada Rapat Paripurna Istimewa DPRA, digedung serbaguna DPR Aceh, Selasa, 18/11/2025.

Sekda Aceh, M. Nasir mewakili Gubernur Aceh menyampaikan Nota Keuangan dan rancangan Qanun Aceh tentang APBA Tahun Anggaran 2026 pada Rapat Paripurna Istimewa DPRA, digedung serbaguna DPR Aceh, Selasa, 18/11/2025.

Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang APBA 2026 dalam Rapat Paripurna DPRA, Selasa (18/11/2025).

Dokumen anggaran tersebut disusun berdasarkan KUA-PPAS 2026 dan berpedoman pada RKPA 2026 yang ditetapkan melalui Pergub Aceh Nomor 26 Tahun 2025.

Nasir menyebut kebijakan belanja Aceh pada 2026 diarahkan untuk memperkuat kualitas penggunaan keuangan daerah, agar lebih efektif dan efisien dalam mendukung visi RPJM Aceh 2025–2029.

Baca Juga :  Komisi IV DPRA Munawar Desak Pemerintah Aceh Bentuk Tim Terpadu Pembangunan Jalan Pango-Lamsayuen Melalai APBN

Tema pembangunan tahun 2026 yaitu “Swasembada Pangan dan Energi serta Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan untuk Penurunan Kemiskinan dan Penciptaan Lapangan Kerja.”

Fokus pembangunan mencakup penguatan kemandirian rakyat melalui swasembada pangan, energi, dan ekonomi hijau; hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya; serta penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui pengembangan industri pariwisata, halal, dan kreatif.

Baca Juga :  Transformasi Prangko Digital dan Prangko Crypto

Pemerintah Aceh juga menetapkan 10 prioritas pembangunan, mulai dari penguatan syariat Islam, percepatan penurunan kemiskinan, transformasi digital, hingga peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Pada struktur anggaran, pendapatan Aceh 2026 direncanakan sebesar Rp11,48 triliun, terdiri dari Pendapatan Asli Aceh Rp4,44 triliun, pendapatan transfer Rp7,03 triliun, dan lain-lain pendapatan sah Rp2,09 miliar.

Belanja daerah ditetapkan sebesar Rp10,33 triliun, yang meliputi belanja operasi Rp7,99 triliun, belanja modal Rp575,97 miliar, belanja tidak terduga Rp25 miliar, serta belanja transfer Rp1,73 triliun.

Baca Juga :  Lautan Pelayat Hadiri Takziah Malam Ke-6 di Rumah Duka Bupati Al-Farlaky

Sementara itu, pembiayaan daerah mencatat penerimaan dari SILPA sebesar Rp313,04 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp1,45 triliun untuk pembentukan dana abadi daerah.

Nasir berharap DPRA dapat memberikan persetujuan bersama sehingga APBA 2026 dapat ditetapkan tepat waktu dan mendukung target pembangunan Aceh tahun depan. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Muzakir Manaf Jadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Aceh

Banda Aceh

Daniel Abdul Wahab Pantau Kesiapan Operasi Ketupat: Pastikan Mudik Lebaran Berjalan Lancar!

News

Personel Polres Simeulue Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut pada Hari Kemerdekaan

News

Wali Nanggroe Aceh Tekankan Kemudahan Akses Kesehatan bagi Korban Bencana

Daerah

FJA Bireuen Kecam Sikap Ketua BKAD Simpang Mamplam

News

Pemerintah Aceh Siap Capai Target MCP Tahun 2024

News

UIN Ar-Raniry Wisuda 2.060 Lulusan, Termasuk Mahasiswa Korea Selatan dan Mahasiswa Program Double Degree

Daerah

Bupati Al-Farlaky Raih The Acehpost Award 2025, Dinobatkan Sebagai Pejabat Pemerintah Inspiratif