Home / Aceh / News / Pemko Banda Aceh

Senin, 24 November 2025 - 14:19 WIB

Pembukaan Festival GAYAIN Aceh Di Blang Padang Berlangsung Meriah, Wali Kota Illiza: Wadah Pelestarian Budaya

REDAKSI - Penulis Berita

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah hadir dalam balutan pakaian adat Aceh,senin,(24/11/2025).

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah hadir dalam balutan pakaian adat Aceh,senin,(24/11/2025).

Banda Aceh – Hajatan akbar Festival Gerakan Kebudayaan Indonesia (Gayain) 2025 berlangsung meriah.Sorotan lampu dan gemerlap malam menambah kesan indah di setiap sudut Lapangan Blang Padang, Senin, (24/11/2025).

Gelaran yang bertujuan melestarikan kebudayaan Aceh tersebut di awali dengan tarian kolosal sejumlah SD/SMP se- Kota Banda Aceh yang telah dibina lewat program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS).

Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah hadir dalam balutan pakaian adat Aceh, begitu juga dengan tamu kehormatan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang juga mengenakan pakaian khas tanah rencong.

Baca Juga :  DPRA Godok Raqan Pertambangan, FASSAL Minta Libatkan Stakeholder Penghasil SDA

Turut hadir juga sejumlah pejabat kementrian kebudayaan, Forkopimda Aceh, Forkopimda Kota Banda Aceh, Sekda Kota Banda Aceh, tokoh Adat, tokoh agama, budayawan, seniman, komunitas kreatif, pelaku UMKM, dan seluruh masyarakat Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya Wali Kota Illiza menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan karena Banda Aceh dipercaya menjadi tuan rumah GAYAIN, Gerakan Kebudayaan Indonesia 2025.

Baca Juga :  Al - Farlaky Dorong Kemitraan Migas yang Lebih Adil

“Kepercayaan ini adalah kehormatan besar, bukan hanya bagi Pemerintah Kota Banda Aceh tapi seliuruh masyarakat Aceh.

Penunjukkan ini bukan sekadar agenda, tetapi pengakuan nasional bahwa Aceh adalah daerah yang kuat dalam budaya, kokoh dalam identitas, dan kaya dalam sejarah,” kata Illiza

Illiza juga mengatakan festival GAYAIN ini hadir sebagai wadah pelestarian budaya, menghidupkan kembali tradisi seperti Doda Idi, syair, tari, musik etnik, dan berbagai seni lisan yang menjadi warisan leluhur kita. Ini bukan hanya tentang festival.

Baca Juga :  Berakhir Pekan di Museum Tsunami Aceh

“Saya bangga sekali karena GAYAIN juga menghadirkan ruang besar bagi generasi muda Aceh.Mereka tampil bukan sekadar unjuk karya, tetapi membawa energi baru yang membuat budaya Aceh tetap relevan untuk masa depan,” kata Illiza.(AY)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Jalan Provinsi Rusak Parah Ancam Nyawa, Royes Ruslan Desak Pemerintah Aceh Bertindak

Nasional

Ciptakan Kemandirian lewat Holding Industri Pertahanan

Daerah

Bupati Al-Farlaky Instruksikan Perusahaan di Aceh Timur Setor Zakat dan Infak Karyawan ke Baitul Mal

News

Diduga Ada Permainan Hukum atas Kasus Penganiayaan, MHK Desak Kejati Aceh Evaluasi Kajari Aceh Selatan

Daerah

Pantau Ketersediaan Bahan Pokok, Serka Misdi Komsos Dengan Pedagang Sayuran

Daerah

Banjir di Jember , Satu Warga Meninggal

Banda Aceh

Gelar Aksi Damai, ARABP kembali Suarakan Solidaritas untuk Palestina

Daerah

Kunjungan Kadivpas Kemenkumham Sulut ke Lapas Kelas IIB Tondano