Banda Aceh – Dinas Pengairan Aceh menggelar rapat untuk membahas progres pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan sungai yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh.
Rapat ini dilaksanakan pada hari Rabu, (28/01/2026), di Ruang Rapat Lt. II Dinas Perumahan Rakyat.
Dalam rapat tersebut, Plt. Kepala Dinas Pengairan Aceh diwakili oleh Sekretaris Dinas, Ichsan Iswandy, S.STP., M.M. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam dan mencari solusi untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pembangunan infrastruktur yang terdampak bencana banjir dan longsor merupakan prioritas utama Pemerintah Aceh.
Dinas Pengairan Aceh bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur ini dilaksanakan dengan cepat, tepat, dan berkualitas, sehingga dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Rapat ini juga membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan, seperti masalah lahan, cuaca, dan ketersediaan material.
Dinas Pengairan Aceh berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, kontraktor, dan masyarakat, untuk mengatasi kendala-kendala tersebut dan memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.(**)
Editor: Redaksi



















