BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menerima kunjungan silaturahmi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai hal strategis terkait pengembangan kebudayaan dan pelestarian situs bersejarah di Banda Aceh, Senin (13/10/2026).
“Banyak hal yang kami bicarakan bersama Bapak Fadli Zon, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, di kediaman beliau sekaligus Fadli Zon Library,” tulis Illiza.
Salah satu agenda penting yang dibahas adalah rencana revitalisasi Taman Bustanussalatin, salah satu taman bersejarah yang menjadi ikon Kota Banda Aceh.
“Salah satunya rencana revitalisasi Taman Bustanussalatin, agar taman bersejarah ini bisa kembali hidup dan menjadi ruang publik yang lebih bermanfaat, lengkap dengan pustaka digital dan ruang baca outdoor,” ungkap Illiza.
Melalui revitalisasi ini, Taman Bustanussalatin direncanakan akan berubah menjadi ruang publik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga berfungsi sebagai pusat literasi terbuka. Kehadiran pustaka digital dan ruang baca luar ruangan diharapkan dapat menarik masyarakat dari berbagai kalangan, khususnya generasi muda, untuk memanfaatkan taman tersebut sebagai tempat belajar, berkreasi, dan beraktivitas.
Taman Bustanussalatin sendiri memiliki nilai sejarah yang tinggi bagi masyarakat Banda Aceh. Revitalisasi ini merupakan upaya menjaga sekaligus menghidupkan kembali ruang bersejarah agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini, tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah yang melekat padanya.
Dukungan Kementerian Kebudayaan dalam rencana ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan, sehingga masyarakat Banda Aceh dapat segera menikmati taman yang lebih layak, nyaman, dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup warga kota.(**)
Editor: Redaksi























