Home / Daerah

Jumat, 4 November 2022 - 19:18 WIB

Kadisbudpar Aceh Ajak Masyarakat Ikuti Aksi Meuseuraya Penyelematan Situs Sejarah

REDAKSI - Penulis Berita

KSINews | Aceh Besar – Untuk menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, membersihkan situs makam peninggalan sejarah di Kawasan Gampong Ulee Tui, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat, 4 November 2022.

Aksi meuseuraya (gotong royong) tersebut turut melibatkan prajurit Kodam Iskandar Muda (IM), Polda Aceh, Satpol PP, pegiat sejarah, arkeolog, dan perangkat desa setempat.

Almuniza mengatakan, kegiatan ini dilakukan rutin setiap Jumat dan dimotori oleh Kepala Perhubungan Kodam (Hubdam ) IM, Kolonel Jun H Mastra. Selama ini, sasaran meuseuraya nisan kuno kerap dilakukan di pelosok desa di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Hari ini saya bersama teman-tenan TNI, Polri dan masyarakat sekitar melakukan rehab bersama terhadap kuburan para syuhada, ulama kita terdahulu,” kata Almuniza.

Ia menuturkan, mencintai negeri bisa dengan cara apa pun, termasuk peduli terhadap apa yang ditinggalkan pada masa lalu.

Dengan begitu, kata dia, peningalan sejarah ini harus dirawat dan dilestarikan agar generasi ke depan bisa mempelajari dan mengetahui kisah para ulama dan raja Aceh.

Untuk itu, Almuniza mengajak masyarakat Aceh untuk ikut serta merawat makam para ulama Aceh yang masih banyak tercecer di sudut kota maupun di pelosok desa.

“Mari rekan-rekan kita cintai negeri ini dengan peduli terhadap apa yang sudah ditinggalkan masa lalu, dengan selalu datang ke makam dan membersihkannya. Insyaallah, Allah akan merahmati dan selalu melimpahkan rezeki untuk kita,” ucapnya.

Selain ke Desa Ulee Tui, Almuniza bersama Kahubdam IM, Kolonel Jun H Mastra, berkesempatan meninjau makam Sultan Alauddin Riayat Syah atau kakek dari Sultan Iskandar Muda di Gampong Ulee Kareung, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

“Alhamdulillah, membersihkan dan merawat kompleks pemakaman beliau (Sultan Alauddin Riayat Syah) inilah juga merupakan bentuk kita mencintai sejarah. Jika kita bangga dengan masa lalu kita, sudah seharusnya rekan-rekan ikut membersihkan dan ikut menjaganya agar tetap lestari. Saya tunggu rekan-rekan, bersama kami, kita bersihkan lingkungan ini (makam peninggalan sejarah),” ucapnya. []

Share :

Baca Juga

Daerah

Kabid Humas :Perkuat Tali Silaturahmi Dengan Awak Media, Bidhumas Polda Kalbar Adakan Acara Kemitraan

Daerah

Istri Nelayan Pusong Curhat ke Istri Pj Gubernur

Daerah

Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus TPPO

Daerah

Terbentur oleh Aturan, Ketua Fraksi Gerindra Aceh Minta Maaf pada Warga Desa Cot Preh

Daerah

Polda Aceh Fasilitasi Audiensi Penyelesaian HGU Lahan Antara PT Bumi Flora dengan Masyarakat Aceh Timur

Daerah

YLBH Iskandar Muda Aceh Dukung DPD ALAMP AKSI Desak Kejati Aceh Periksa Mafia Tanah Diduga Terlibat Mantan Kakanwil BPN Aceh

Daerah

Kodim 0111/Bireuen Bersama Polres Bireuen Laksanakan Simulasi Sispamkota “Operasi Mantap Praja Seulawah-2024

Daerah

16 Tim Tampil di Turnamen Sepakbola Antar Klub di Aceh Besar