Home / Banda Aceh / News / Pemko Banda Aceh

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:00 WIB

WALI KOTA ILLIZA PAPARKAN PERJALANAN BANDA ACEH: DARI PUSAT PERADABAN HINGGA JADI KOTA TANGGUH DI MATA DUNIA

REDAKSI - Penulis Berita

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menjadi narasumber dalam acara Jakarta Future Festival 2026: Navigating Resilience yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/6/2026)

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menjadi narasumber dalam acara Jakarta Future Festival 2026: Navigating Resilience yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/6/2026)

Jakarta – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menjadi narasumber dalam acara Jakarta Future Festival 2026: Navigating Resilience yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/6/2026). Dalam forum tersebut, ia mengungkapkan bahwa fondasi kebersamaan dan kerja sama telah mengakar kuat di kota ini sejak ratusan tahun silam.

Menurut Illiza, semangat kolaborasi sudah terbangun sejak abad ke-17, ketika Banda Aceh dikenal sebagai pusat peradaban, jalur perdagangan rempah, serta bagian penting dari jaringan Jalur Sutra dunia. Nilai itulah yang kemudian menjadi kekuatan utama saat kota ini harus bangkit kembali setelah diterpa gempa bumi dan tsunami besar 21 tahun lalu.

Baca Juga :  Hj. Efiaty Z, A.Md Membuka Seminar ilmu Faraidh untuk Masyarakat Kecamatan Syiah Kuala

“Alhamdulillah, pasca-tsunami Aceh menjadi bukti nyata kekuatan kolaborasi kemanusiaan dunia. Ratusan pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan nasional dan internasional, puluhan negara donor, lembaga PBB, serta lembaga keuangan dunia bersatu membantu. Ini menjadikannya salah satu upaya pemulihan terbesar dalam sejarah,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Terima Silaturahmi Wakil Gubernur Aceh di kediamannya

Ia menegaskan bahwa semangat yang dibangun sejak masa kejayaan itu terus dipelihara hingga kini. “Dari sejarah yang kami lalui, kami terus menjalin kerja sama. Kini Banda Aceh dikenal sebagai Kota Tangguh dan bahkan menjadi bahan pembelajaran bagi dunia,” tambahnya.

Saat ini, pembangunan terus berjalan dengan pendekatan kolaborasi dan inovasi. Berbagai program unggulan dikembangkan: penguatan ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, transformasi layanan publik lewat aplikasi SALEUM, peningkatan kualitas SDM melalui Banda Aceh Academy, serta sistem pengelolaan sampah yang telah meraih penghargaan tingkat Asia.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Ajak Awak Media dan Influencer Bangun Narasi Positif Demi Kamtibmas yang Kondusif

“Kami juga terus membangun citra sebagai Kota Kolaborasi dan Kota Parfum Indonesia, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan seluruh warga,” pungkas Illiza.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

News

Prajurit Kodam IM Bersihkan Makam Raja Nagari Bihari, di Gampong Tuha Biheu, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie.

Dinas syariat islam

Pimpin Verifikasi Pokir 2027 via SIPD RI, Plt Kadis DSI Aceh Marzuki: Program Harus Terukur & Tepat Sasaran

Daerah

Kadisdik: “Kami Faham tidak Mudah, Tapi Kita Akan Berupaya Bersama-Sama”

Aceh Besar

Family Gathering Dinas Sosial Aceh 2025: Momentum Memperkuat Semangat Kerja Kompak, Solid, dan Tangguh

Aceh

Sekda Pimpin Rapat Rencana Operasional Angkutan Laut Luar Negeri Lintasan Krueng Geukueh–Penang

Agama

ABON YUNUS MEMEDIASI PEMULANGAN “SELEB ACEH BESAR” SULAIMAN – “DIA PERLU PERLINDUNGAN, BUKAN EKSPLOITASI!”

Agama

Gubernur Aceh Audiensi dengan Menteri Agama RI, Bahas Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

Daerah

Nelayan di Lhokseumawe Ajukan Permohonan Suntik Mati