BANDA ACEH – Pelaksanaan Muzakarah Internasional Tauhid Sufi di Kota Banda Aceh lancar dan sukses yang berlangsung 9 -11 Oktober 2026. Pemerintah Kota Banda Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya agenda internasional tersebut.
Muzakarah yang menghadirkan ulama tasawuf dan cendekiawan dari dalam dan luar negeri ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman tauhid yang lurus serta mengokohkan peran tasawuf sebagai landasan spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, suksesnya muzakarah ini tidak lepas dari kolaborasi semua pihak, mulai dari panitia, ulama, akademisi, instansi terkait, hingga masyarakat.
“Alhamdulillah, Muzakarah Internasional Tauhid Sufi berjalan lancar, aman dan penuh kekhidmatan. Kami atas nama Pemerintah Kota Banda Aceh menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ujar Illiza.
Menurut Illiza, Banda Aceh sebagai Kota Gemilang yang Syariat Islamnya kaffah memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pusat kajian keislaman dunia. Muzakarah ini menjadi bukti bahwa Banda Aceh mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi forum keilmuan berskala internasional.
“Melalui muzakarah ini, kita berharap lahir rekomendasi-rekomendasi penting untuk memperkuat akidah umat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan tasawuf sebagai solusi atas krisis spiritual di era modern,” kata Illiza.
Ia menambahkan, nilai-nilai tauhid dan tasawuf yang dibahas dalam muzakarah sejalan dengan visi Banda Aceh Kolaborasi dan misi pembangunan berlandaskan syariat Islam.
“Kami berharap hasil muzakarah ini tidak hanya menjadi diskusi ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi rujukan bagi dunia Islam,” pungkasnya.
Pemko Banda Aceh berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan keilmuan yang membawa kemaslahatan bagi umat serta mengharumkan nama Banda Aceh di tingkat nasional maupun internasional.(**)
Editor: Redaksi























